Sinergi SDGs Pendidikan Berkualitas, Prodi Penmas UPI Adaptasi Perubahan Kalender Akademik 2026

BANDUNG, Bumi Siliwangi UPI – 30 Desember 2025 – Program Studi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menunjukkan responsivitasnya terhadap transformasi institusi dengan menghadiri rapat Sosialisasi Kalender Akademik UPI Tahun 2026 pada Senin (29/12) yang dilaksanakan secara daring. Langkah ini merupakan bagian dari upaya universitas dalam meningkatkan efisiensi sistem pendidikan sesuai dengan standar pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor 1 Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Vanesa Gafar, Ph.D., didampingi Direktur Pendidikan UPI, Prof. Dr. Asep Supriatna. Dari internal prodi, hadir Ketua Prodi Penmas, Dr. Yanti Shantini, M.Pd., serta Sekretaris Prodi Penmas, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd. guna memastikan sinkronisasi agenda di tingkat departemen.

Optimalisasi Waktu Belajar (SDGs 4) Dalam sosialisasinya, Prof. Vanesa Gafar mengungkapkan bahwa mulai tahun 2026, awal semester ganjil yang biasanya dimulai pada September akan ditarik ke pekan ketiga Agustus. Perubahan ini sejalan dengan target SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas), yaitu meningkatkan efektivitas waktu pembelajaran dan memberikan ruang yang lebih proporsional bagi pengembangan akademik mahasiswa.

“Penyelarasan jadwal ini bertujuan untuk menciptakan manajemen waktu yang lebih kompetitif di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Prof. Vanesa.

Akselerasi Transisi ke Dunia Kerja (SDGs 8) Selain pergeseran jadwal, UPI juga mengumumkan peningkatan frekuensi wisuda menjadi 5 gelombang dalam setahun. Kebijakan ini merupakan kontribusi nyata terhadap SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Dengan frekuensi wisuda yang lebih banyak, mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya dapat lebih cepat memperoleh gelar resmi dan bertransisi ke pasar kerja tanpa harus menunggu masa tunggu seremoni yang terlalu lama.

Kesiapan Strategis Prodi Penmas Menanggapi kebijakan tersebut, Dr. Yanti Shantini, M.Pd. menyatakan bahwa Prodi Penmas siap melakukan rekayasa jadwal internal. “Kami akan memastikan seluruh agenda bimbingan dan sidang skripsi berjalan lebih akseleratif. Penambahan frekuensi wisuda menjadi peluang besar bagi mahasiswa Penmas untuk segera berkontribusi di sektor pemberdayaan masyarakat dan pendidikan masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd. juga memastikan bahwa aspek sumber daya dosen akan dipersiapkan untuk menyambut jadwal perkuliahan yang lebih awal, demi menjamin layanan pendidikan tetap prima.

Melalui partisipasi dalam sosialisasi ini, Prodi Penmas UPI menegaskan dukungannya terhadap manajemen kampus yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan akademik serta profesionalisme lulusan di masa depan

(Kontributor Humas Prodi, Dadang Yunus Lutfiansyah)