Prodi Pendidikan Masyarakat Lepas Peserta Kegiatan Kaderisasi BEM KEMA Penmas UPI 2025 sebagai Upaya Penguatan SDGs

Bandung — Bumi Siliwangi, 24 November 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia
Program Studi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI secara resmi melepas peserta Kegiatan Kaderisasi BEM KEMA Penmas 2025 dalam sebuah seremoni yang dilaksanakan di teras belakang Gedung FPSD UPI. Pelepasan peserta dipimpin oleh Ketua Program Studi Penmas, Dr. Yanti Shantini, M.Pd, didampingi Sekretaris Program Studi, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd.

Kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta kaderisasi dan didukung oleh sekitar 30 panitia pelaksana, disertai pendampingan intensif dari para dosen:

  • Dr. Eko Sulistiono, M.Pd
  • Dr. Cucu Sukmana, M.Pd
  • Sodikin, S.S., M.Ed., Ph.D

Dalam sambutannya, Dr. Yanti menegaskan bahwa proses kaderisasi merupakan bagian penting dari pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran nonformal, penguatan karakter, serta pembentukan jiwa kepemimpinan. Penegasan ini sejalan dengan SDG 4 (Quality Education), khususnya pada aspek peningkatan keterampilan hidup dan pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) yang menjadi elemen kunci dalam pendidikan masyarakat.

Kaderisasi BEM KEMA Penmas juga menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan budaya organisasi yang sehat, memperkuat nilai demokrasi, dan membangun kolaborasi mahasiswa lintas angkatan. Hal ini berkontribusi pada pencapaian SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) melalui pembentukan tata kelola organisasi mahasiswa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada budaya damai dalam penyelesaian persoalan internal kampus.

Lebih jauh, kolaborasi antara mahasiswa, dosen pendamping, dan pengelola program studi dalam penyelenggaraan kegiatan ini menunjukkan kekuatan kemitraan internal institusi yang relevan dengan SDG 17 (Partnerships for the Goals). Pendekatan partisipatif yang digunakan mencerminkan bahwa pembangunan kapasitas mahasiswa memerlukan sinergi antara akademisi, organisasi mahasiswa, dan struktur kelembagaan kampus.

Setelah acara pelepasan, para peserta diberangkatkan menuju lokasi kegiatan di Bumi Perkemahan Paku Haji, Kabupaten Bandung Barat, sebuah ruang belajar terbuka yang mendukung pelatihan kepemimpinan, penguatan karakter, serta simulasi dinamika kelompok. Lingkungan perkemahan yang alami juga memberikan pengalaman belajar kontekstual yang memperkuat kemampuan adaptasi, kerja sama, dan empati sosial.

Prodi Penmas berharap kegiatan kaderisasi ini tidak hanya membangun identitas kepemimpinan mahasiswa, tetapi juga memperkuat kontribusi mereka sebagai generasi muda yang berperan dalam pembangunan masyarakat dan pencapaian SDGs melalui aksi, inovasi, dan partisipasi aktif dalam kehidupan kampus maupun komunitas. (Kontributor Humas Prodi, Dadang Yunus Lutfiansyah).