Pendampingan Monitoring Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Nonformal Tahun 2025 PKBM Ash-Shoddiq Binaan Laboratorium Penmas UPI

Bumi Siliwangi, Bandung 15 November 2025 — Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Revitalisasi bagi Satuan Pendidikan Nonformal (PNF) Tahun 2025 berjalan lancar dan sukses di PKBM Ash-Shoddiq, Kota Bekasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam memastikan kualitas pelaksanaan program revitalisasi di Satuan PNFI, baik Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) maupun Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Dalam rangkaian kegiatan monev yang berlangsung pada 13–15 November 2025, hadir dua staf Sekretariat Ditjen Vokasi dan Diksi Kemdikdasmen, yaitu Bapak Fathur dan Bapak Ari Parulian, sebagai tim monitoring resmi yang ditugaskan untuk melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program revitalisasi di PKBM Ash-Shoddiq.

Turut hadir pula Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd, selaku Sekretaris Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, yang mendampingi pihak satuan pendidikan dalam proses monev. Kehadiran beliau sekaligus memastikan bahwa aspek akademik, manajerial, dan implementasi program berjalan sesuai ketentuan dan standar mutu yang ditetapkan.

Proses monitoring dilakukan melalui serangkaian wawancara mendalam dengan berbagai unsur terkait, meliputi:

  • Kepala Satuan Pendidikan PKBM Ash-Shoddiq
  • Perwakilan Yayasan
  • Komite PKBM
  • Tim Teknis
  • Ketua P2SP PKBM Ash-Shoddiq

Wawancara tersebut bertujuan untuk menggali informasi terkait efektivitas program, tata kelola lembaga, capaian kegiatan, serta tantangan yang dihadapi dalam proses revitalisasi. Selain itu, tim monev juga melakukan verifikasi dokumen, observasi lingkungan belajar, serta evaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah dilaporkan oleh lembaga.

Secara umum, kegiatan monitoring berjalan dengan baik dan kondusif, menunjukkan komitmen kuat dari PKBM Ash-Shoddiq dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat. Tim monev memberikan apresiasi atas kesiapan lembaga serta kolaborasi aktif seluruh pihak yang terlibat.

Program Revitalisasi PNFI diharapkan mampu memperkuat peran PKBM dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, pemberdayaan masyarakat, dan berbagai program pendidikan berbasis komunitas lainnya agar semakin relevan dengan kebutuhan zaman, terutama di era digital dan perubahan sosial yang cepat.

Dengan suksesnya pelaksanaan monev ini, PKBM Ash-Shoddiq diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperluas dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen Pendidikan Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan UPI dalam mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 4: Quality Education – dengan meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan peneliti melalui pengembangan karier akademik yang terarah, serta
  • SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions – melalui penguatan sistem tata kelola akademik yang transparan, akuntabel dan berintegritas.

(Kontributor Humas Prodi, Dadang Yunus Lutfiansyah)