Dosen Prodi Penmas FIP UPI Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd., Ikuti Pelatihan Asesor Kompetensi Bersertifikat BNSP

Bekasi, 31 Oktober 2025 – Salah satu dosen Program Studi Pendidikan Masyarakat (Penmas), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI), Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd., mengikuti kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Sumber Daya Manusia (LSP MSDM) ASPHRI bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, terdiri atas empat hari pelatihan intensif dan satu hari ujian sertifikasi asesor, yakni dari 27 hingga 31 Oktober 2025, bertempat di Hotel Amaris Bekasi.

Pelatihan ini dipandu oleh dua Master Asesor BNSP, yaitu Dr. Hexana dan Dr. Iman, yang berpengalaman luas dalam bidang sertifikasi dan pengembangan sumber daya manusia. Selama pelatihan, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai prinsip, metode, serta standar penilaian kompetensi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), termasuk praktik penyusunan instrumen asesmen dan simulasi penilaian berbasis bukti (evidence-based assessment). Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta mengikuti Ujian Asesor Kompetensi untuk mengukur pemahaman dan kemampuan dalam menerapkan prinsip asesmen, etika profesi, serta teknik evaluasi kinerja berbasis kompetensi. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi asesor profesional yang berperan penting dalam menjaga mutu pelaksanaan sertifikasi di berbagai bidang, termasuk pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, keikutsertaannya dalam pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme dosen dalam bidang penilaian kompetensi dan manajemen pendidikan berbasis hasil belajar. “Pelatihan ini membuka wawasan baru tentang bagaimana asesmen kompetensi tidak hanya menjadi alat ukur, tetapi juga sarana untuk mendorong peningkatan kapasitas individu dan lembaga secara berkelanjutan. Ke depan, saya berharap hasil pelatihan ini dapat diaplikasikan dalam pengembangan sistem asesmen di lingkungan akademik, khususnya dalam konteks pendidikan Masyarakat, apalagi Prodi Penmas sudah memiliki 2 skema okupasi yakni Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat dan Master Trainer,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan profesional dalam melaksanakan penjaminan mutu serta sertifikasi kompetensi yang kredibel dan berstandar nasional.

Dengan keikutsertaan dosen Penmas FIP UPI dalam kegiatan ini, diharapkan akan semakin memperkuat peran UPI sebagai institusi pendidikan tinggi pelopor dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berdaya saing global.

(Kontributor Humas Prodi, Dadang Yunus Lutfiansyah)