Dies Natalis Pendidikan Masyarakat ke-69 Resmi Dibuka: “Where It Begins – Awal yang Berakar, Gerak yang Mengakar”

Bandung, 22 September 2025 Program Studi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Fakultas Ilmu Pendidikan Indonesia (FIP) resmi membuka rangkaian Dies Natalis ke-69 melalui kegiatan Opening Ceremony yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Auditorium FIP lantai 10 UPI Bandung.

Mengusung tema “Where It Begins: Awal yang Berakar, Gerak yang Mengakar,” acara ini menjadi simbol perjalanan panjang serta semangat kolaborasi antara dosen, mahasiswa dan alumni dalam memperkuat peran Pendidikan Masyarakat di era perubahan.

Kegiatan dibuka dengan khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mushlih Fathurrohman, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pendidikan Masyarakat yang dipandu oleh Laisya Nurajizah serta penayangan Jingle Penmas yang menambah semangat peserta.

Acara turut dihadiri oleh Dr. Nandang Budiman, M.Si. (Dekan FIP UPI), Dr. Euis Kurniati, M.Pd. (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIP), Dr. Yanti Shantini, M.Pd. (Ketua Prodi Pendidikan Masyarakat), dan Dr. Cucu Sukmana, M.Pd., Prof Ihat Hatimah,M.Pd., Dr.Nike Kamarubiani, M.Pd., dan sejumlah dosen lainnya. Hadir pula Zeni Abdul Aziz (Ketua DPM Kema Penmas 2025), Zhiddan Syaputra (Ketua BEM Kema Penmas 2025), serta civitas akademika Penmas lintas angkatan.

Acara berlanjut dengan sejumlah sambutan dari Regisha Riady Putri selaku Ketua Pelaksana, sambutan dari ketua Prodi Pendidikan Masyarakat Dr. Yanti Shantini, M.Pd. dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi di tengah perubahan sosial yang cepat. Setelah itu, Dr. Nandang Budiman, M.Si. secara simbolis memukul gong sebagai tanda resmi dimulainya seluruh rangkaian Dies Natalis ke-69 Pendidikan Masyarakat.

Bagian inti acara diisi oleh Talkshow inspiratif bersama Dr.Sardin,M.Si. dengan tema “Menjadi Relevan: Tantangan dan Masa Depan Pendidikan Masyarakat di Era Perubahan.” Dalam paparannya, Dr.Sardin mengajak mahasiswa untuk terus memperbarui pengetahuan dan memperkuat kompetensi sosial agar Pendidikan Masyarakat tetap relevan.

Suasana semakin meriah dengan penampilan tari dari Rocation (Rotoeh Jaroe Community Education) serta lomba menghias tumpeng antar angkatan yang menampilkan kreativitas mahasiswa. Setiap tumpeng dihias dengan penuh makna, mencerminkan semangat gotong royong dan identitas masing-masing angkatan.

Menjelang penutupan, panitia menggelar ice breaking dan sesi Time Capsule dimana mahasiswa menuslikan pesan dan harapan untuk dibuka kembali pada Dies Natalis berikutnya. Acara ditutup dengan penampilan musik oleh Wanda Wulandari, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Melalui semangat “Awal yang Berakar, Gerak yang Mengakar,” Dies Natalis ke-69 Pendidikan Masyarakat diharapkan menjadi tonggak untuk terus melesat dalam karya, memperkuat kolaborasi dan menginspirasi perubahan di tengah masyarakat.