Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI Gelar Studium Generale bersama Prof. Dr. Seamus O’ Tuama dari University College Cork, Ireland

Bandung, 17 Desember 2025 Bandung, 17 Desember 2025 — Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Studium Generale bertajuk “Five Capitals of Lifelong Learning: A Framework for Empowering Adult Learners” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan pembicara internasional, Prof. Dr. Seamus O’ Tuama, Director of ACE (Continuing Education for Adults) dari University College Cork, Ireland. Kuliah umum yang berlangsung secara daring mulai pukul 15.30 WIB ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini menjadi wadah penting untuk memperkuat wawasan akademik dan profesional tentang pembelajaran sepanjang hayat dan pemberdayaan pembelajar dewasa (adult learners). Kuliah umum dibuka secara resmi oleh Dekan FIP UPI Dr. Nandang Budiman, M.Si, turut hadir Ketua dan Sekretaris Prodi Penmas, Dosen-dosen Penmas FIP UPI, pengurus dan anggota HAPPENMASI, juga mahasiswa Prodi Penmas jenjang S1, S2 dan S3.

Memperkenalkan Framework Pembelajaran Sepanjang Hayat Berbasis “Five Capitals”

Dalam pemaparannya, Prof. O’ Tuama menjelaskan konsep Five Capitals of Lifelong Learning, sebuah kerangka teoretis yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai modal-modal yang harus dimiliki pembelajar dewasa untuk berkembang secara optimal. Kelima modal tersebut meliputi:

  1. Human Capital
  2. Social Capital
  3. Cultural Capital
  4. Identity Capital

5. Psychological Capital

Menurutnya, pembelajaran sepanjang hayat tidak hanya bergantung pada faktor pengetahuan, tetapi juga jaringan sosial, identitas diri, resiliensi psikologis, dan penguatan budaya. Kerangka ini memungkinkan pendidik dan lembaga seperti PKBM untuk merancang strategi pemberdayaan dewasa yang lebih holistik.

“Adult learning is not merely about acquiring knowledge; it is an integrated journey of developing identity, resilience, and social connectedness,” ujar Prof. O’ Tuama dalam kuliahnya.

Penguatan Kompetensi Mahasiswa dan Dosen Pendidikan Masyarakat

Ketua Prodi Pendidikan Masyarakat menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan bagian dari upaya sistematis prodi dalam menghadirkan perspektif global kepada mahasiswa.

“Stadium generale ini memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai teori dan praktik pemberdayaan pembelajar dewasa. Konsep Five Capitals sangat relevan untuk pengembangan program pendidikan masyarakat di Indonesia,” jelasnya. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring internasional Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI, khususnya dengan para ahli dalam bidang adult education dan lifelong learning di Eropa.

Kontribusi terhadap SDGs

Penyelenggaraan kuliah umum ini sejalan dengan komitmen FIP UPI dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

SDG 4 – Quality Education

Meningkatkan kualitas pembelajaran dewasa dan memperkuat kapasitas calon pendidik masyarakat.

SDG 8 – Decent Work and Economic Growth

Kerangka Five Capitals membantu mendorong kesiapan kerja, resiliensi, dan peningkatan kompetensi masyarakat.

SDG 10 – Reduced Inequalities

Pemberdayaan pembelajar dewasa secara inklusif membantu mengurangi kesenjangan kemampuan dan kesempatan.

SDG 17 – Partnerships for the Goals

Melibatkan kolaborasi akademik internasional dengan University College Cork sebagai mitra strategis global.

Penutup

Studium Generale bersama Prof. Dr. Seamus O’ Tuama memberikan kontribusi penting dalam penguatan teori dan praktik pendidikan masyarakat, khususnya dalam ranah pembelajaran sepanjang hayat. Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, adaptif, dan relevan dengan perkembangan global. (Kontributor Humas Prodi, Dadang Yunus Lutfiansyah)