Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI Berpartisipasi dalam Diseminasi Hasil Tracer Study Tahun 2025: Menguatkan Mutu Pendidikan dan Kontribusi terhadap SDGs

Bumi SiliwangiBandung, 11 Desember 2025 — Program Studi Pendidikan Masyarakat (Penmas), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, berpartisipasi aktif dalam kegiatan Diseminasi Hasil Tracer Study Tahun 2025 yang berlangsung hari ini pukul 13.00–15.30 WIB di Gedung Pascasarjana Baru UPI. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis kampus dalam memperkuat tata kelola pendidikan dan memastikan relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan masyarakat.

Diseminasi ini bertujuan untuk: 1) Menyampaikan temuan utama hasil Tracer Study 2025, mulai dari profil lulusan, keberkerjaan, relevansi kompetensi, hingga tingkat kepuasan pengguna lulusan. 2) Menghimpun masukan dari para pemangku kepentingan — dosen, alumni, pengguna lulusan, dan pengelola program studi. 3) Merumuskan tindak lanjut peningkatan layanan akademik dan nonakademik, khususnya dalam kerangka penguatan sistem penjaminan mutu program studi.

Kontribusi terhadap SDGs

Keterlibatan Prodi Penmas dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen UPI dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama: 1) SDG 4: Quality Education
Melalui pemanfaatan data tracer study, Prodi Penmas memperkuat relevansi kurikulum, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, dan memastikan lulusan memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja serta masyarakat. Diseminasi ini mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan yang inklusif, adil, dan berkesinambungan. 2) SDG 8: Decent Work and Economic Growth
Analisis mengenai keberkerjaan alumni dan kepuasan pengguna lulusan memberikan dasar untuk pengembangan strategi peningkatan kesiapan karier mahasiswa, hubungan dengan industri/mitra komunitas, serta penciptaan peluang kerja yang layak melalui pendidikan berbasis pemberdayaan masyarakat. 3) SDG 17: Partnerships for the Goals
Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara prodi, fakultas, alumni, pengguna lulusan, dan pemangku kepentingan eksternal. Kemitraan ini sangat penting untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Komitmen Prodi Penmas

Dalam sesi diskusi, perwakilan Prodi Penmas menekankan pentingnya integrasi pembelajaran berbasis pengalaman, pengembangan keterampilan abad ke-21, serta penguatan jejaring kemitraan sebagai respons atas temuan tracer study. Ketua Prodi Penmas menyatakan bahwa “data tracer study menjadi sumber informasi strategis untuk memastikan pendidikan masyarakat berjalan selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan dan kebutuhan riil lapangan.”

Kegiatan ditutup dengan penyusunan rekomendasi tindak lanjut yang akan diimplementasikan secara bertahap oleh program studi. Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat daya saing lulusan, dan memperluas kontribusi Prodi Penmas dalam pembangunan masyarakat sesuai prinsip SDGs  (Kontributor Humas Prodi, Dadang Yunus Lutfiansyah)