Inspektorat Kemdikdasmen Lakukan Pemantauan Program Revitalisasi Tahun 2025 di PKBM Ash-Shoddiq sebagai Dukungan terhadap SDGs

Bumi Siliwangi, Bandung, 15 November 2025 — Inspektorat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melaksanakan kegiatan Pemantauan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Nonformal (Revit PNFI) Tahun 2025 di PKBM Ash-Shoddiq. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan fungsi pengawasan internal untuk memastikan efektivitas, akuntabilitas, serta keselarasan program pemerintah dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya bidang pendidikan dan tata kelola lembaga.

Kegiatan pemantauan dipimpin oleh Ketua Tim Inspektorat Kemdikdasmen, R. Saptoadji Purwantoro (NIP. 19670617 199403 1 001) beserta Anggota Tim, Patar Panjaitan (NIP. 19840217 201012 1 007). Kedua pejabat tersebut melakukan pemeriksaan terhadap implementasi program, verifikasi dokumen, serta dialog teknis dengan unsur pengelola lembaga. Turut hadir dalam kegiatan pemantauan, Ketua Dewan Pembina Yayasan Ash-Shoddiq, Drs. Ade Gunawan, yang menyampaikan dukungan lembaga terhadap optimalisasi Program Revit 2025. Selain itu, hadir Sekretaris Program Studi Pendidikan Masyarakat FIP UPI sekaligus Ketua PKBM Ash-Shoddiq, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd, yang memaparkan capaian program, inovasi layanan, dan kontribusi PKBM Ash-Shoddiq terhadap peningkatan akses pendidikan masyarakat.

Pemantauan juga melibatkan unsur pelaksana, yaitu Paksi Bobby, ST sebagai perwakilan Tim Teknis, serta Bapak Syahidin, S.Pd mewakili P2SP PKBM Ash-Shoddiq. Keterlibatan berbagai unsur ini menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam memastikan keberhasilan program revitalisasi.

Penguatan SDGs melalui Pemantauan Program Revitalisasi

Kegiatan pemantauan Program Revit 2025 memegang peranan penting dalam mendukung beberapa tujuan SDGs:

1. SDG 4 – Quality Education

Program Revit PNFI berkontribusi pada perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan nonformal. Melalui proses penjaminan mutu dan pengawasan yang ketat oleh Inspektorat, PKBM Ash-Shoddiq didorong untuk menyediakan layanan pendidikan kesetaraan, literasi, dan pemberdayaan masyarakat yang lebih relevan dan bermutu.
Pemantauan ini memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar memberi dampak terhadap peningkatan keterampilan dan pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) bagi masyarakat.

2. SDG 16 – Peace, Justice, and Strong Institutions

Keterlibatan Inspektorat mencerminkan komitmen pemerintah untuk membangun tata kelola lembaga pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Proses pemantauan mendorong terciptanya sistem institusi pendidikan nonformal yang kuat, dapat dipercaya, serta responsif terhadap kebutuhan publik.

3. SDG 17 – Partnerships for the Goals

Pemantauan ini memperlihatkan kerja sama erat antara pemerintah (Inspektorat Kemdikdasmen), perguruan tinggi (Prodi Penmas FIP UPI), yayasan, dan satuan pendidikan (PKBM Ash-Shoddiq).
Kolaborasi multipihak ini merupakan perwujudan nyata dari kemitraan strategis dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya terkait pendidikan masyarakat.

Komitmen PKBM Ash-Shoddiq dalam Mendorong Pendidikan Berkelanjutan

Secara umum, kegiatan pemantauan Inspektorat berjalan baik dan menghasilkan rekomendasi positif. PKBM Ash-Shoddiq dinilai telah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperluas dampak program, dan memperkuat tata kelola lembaga.

Pemantauan ini mempertegas bahwa Program Revit 2025 tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administratif, tetapi juga berkontribusi luas terhadap pencapaian agenda pembangunan global melalui peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.

(Kontributor Humas Prodi, Dadang Yunus Lutfiansyah)